Oleh: dhony sucahyo | 19 Juli 2012

ALAT PISHING

Alat pancing  secara keseluruhan dapat dikelompokkan  dalam alat pancing itu sendiri dan alat-alat pembantu untuk melaksanakan operasi pemancingan, termasuk juga alat keselamatan agar rangkaian pemancing tersebut tidak terjepit dengan sendirinya.

1.      Alat pancing pipa seperti overshoot, taper tap.
2.      Alat pancing benda-benda kecil seperti junk basket, fishing magnet.
3.      Alat pancing kabel (cable spear).
4.      Alat pemukul seperti : bumper sub, bumber jar dan rotary jar.
5.      Alat pemotong seperti : inside / internal cutter dan outside / external cutter.
6.      Alat pancing (safety joint).
3.1.            Alat pancing (fishing tools)
1.                  Alat pancing pipa, seperti : Drill pipe, casing, tubing dan Drill collar.
2.                  Alat pancing barang jatuhan (junk).
3.                  Wire rope atau kabel.
3.1.1.      Alat pancing pipa
Alat pancing pipa berdasarkan cara mengambilnya, juga terbagi atas dua cara yaitu :
1.                  Dari luar
2.                  Dari dalam
3.1.1.1.      Alat pancing pipa dari luar
1.                  Mati, seperti Die collar
2.                  Hidup, seperti Releasable overshot
3.1.1.1.1.      Die Collar
Merupakan alat pancing mati, alat pancing jenis ini apabila telah dipasang pada “ikan” (pipa yang dipancing) maka alat tersebut tidak dapat dilepas lagi. Jika memancing dengan alat jenis ini harus dilengkapi dengan alat bantu yang disebut“safety joint”.
3.1.1.1.2.      Releasable Overshot
Merupakan alat pancing luar yang hidup. Alat pancing jenis ini apabila telah dipasang pada “fish” (pipa yang dipancing) dan usaha melepaskan dari ikan yang terjepit tidak berhasil maka alat pancing dapat dilepas lagi untuk kemudian pemancingan bisa dimulai lagi.
                  Releasable Overshot mempunyai dua jenis grapple, yaitu :
1.      Spiral grapple atau single bowl
2.      Basket grapple atau double bowl
Mempunyai dua grapple dipasang susun, grapple yang dibawah untuk menangkap safety joint dan yang diatas untuk drill pipe.
3.1.1.2.            Alat pancing pipa dari dalam
1.      Mati, seperti taper tap
2.      Hidup, seperti releasable spears
3.1.1.2.1.      Taper Tap
Merupakan alat pancing dari dalam mati. Alat pancing jenis apabila telah dipasang pada “fish”, maka alat ini tidak dapat dilepas lagi. Jika memancing dengan alat pancing jenis ini harus dilengkapi dengan alat bantu yang disebut “safety joint”.
3.1.1.2.2.      Releasable Spears
Merupakan alat pancing dari dalam hidup, yang dimaksud dari dalam adalah cara menangkap ikan dari bagian dalam pipa. Dapat dilepas apabila gagal mencabut pipa yang dipancing.
3.1.2.                  Alat pancing barang jatuhan ( junk)
Alat pancing jatuhan terdiri dari :
1.            Junk basket
2.            Full circle releasing spear
3.            Junk Basket Sub
4.            Fishing Magnet
3.2.                        Alat pancing ( fishing tools) Berdasarkan Cara Kerjanya
Fishing tools berdasarkan cara kerjanya dibagi dua, yaitu :
1.            Alat untuk mengeluarkan tubing, packer dan alat-alat lain dengan tanpa rusak berantakan.
2.            Untuk mengeluarkan alat tetapi setelah dihancurkan sepotong demi sepotong.
3.3.                        Alat pancing (fishing tools) Berdasarkan Fungsinya
                  Fishing tools berdasarkan fungsinya, yaitu :
1.      Catch tool
2.            Washover tool
3.            Force multiplier tool
4.            Disengagement tool
5.            Catch dan Retrieving tool
6.            Fish destruction tool
3.4.            Jenis-Jenis Operasi Fishing
Jenis operasi fishing bermacam-macam, pada umumnya operasi fishingterbagi atas beberapa bagian.
            Open Hole Fishing
Operasi pemancingan berfungsi untuk mengembalikan atau memperbaiki kondisi  lubang ke keadaan normal sehingga operasi pemboran dapat di mulai lagi. Operasi pemancingan pada open hole umumnya terbagi dalam beberapa kelompok.
1.                  Pemancingan “ fish “ yang kecil seperti bits, cone bitstong dies dan handtools.
2.            Pemancingan rangkaian pemboran bawah permukaan dan lainnya.
3.            Pemancingan alat-alat packer dan alat-alat penyumbat (plug).
4.            Pemancingan wireline.
5.            Pemancingan tubular dengan diameter kecil.
6.            Rangkaian bengkok atau patah karena perputaran yang tinggi.
7.            Dan lain-lain.
                                          Cased Hole Fishing
Pemancingan didalam cased hole sama dengan pemancingan pada lubangopen hole, dan peralatan memancing yang digunakan juga sama dengan peralatan memancing yang dipakai untuk open hole. Tetapi biasanya masalah formasi yang dihadapi lebih sedikit dibanding open hole.
3.5.            Prosedur Fishing
3.5.1.      Memancing Junk
Junk adalah potongan-potongan atau bagian-bagian peralatan yang ukurannya kecil-kecil yang harus diambil dari dalam lubang. Junk harus diambil karena akan menggangu operasi pemboran.
Junk dapat berupa :
1.                  Cone bit yang lepas
2.                  Gigi-gigi bit yang lepas
3.                  Peralatan atau perkakas yang jatuh kedalam lubang
4.                  Bagian dari reamer
5.                  Patahan-patahan slip
6.                  Potongan-potongan hasil milling (gerinda)
3.5.1.1.            Alat Pancing Junk
Alat pancing junk adalah sebagai berikut :
1.      Finger Type Junk Basket.
2.      Boot Sub.
3.      Core Type Junk Basket.
4.      Reverse Circulation retrievers.
5.      Fishing Magnet.
6.      Jet Bottom Hole Cutter.
3.6.            Pertimbangan Keekonomisan Fishing
Bila ikan tidak dapat dipancing pada usaha-usahanya yang pertama, timbul pertanyaan sampai kapankah pemancingan akan diteruskan mengingat bahwa tidak selalu pemancingan akan berhasil.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemancingan dan jika akan melakukanside tracking antara lain :
1.      Harga / nilai drill collar atau ikan.
2.      Biaya penyumbatan (cement plug) yang menyangkut waktu dan material.
3.      Biaya side tracking, menyangkut waktu, jasa pembelokkan dari biaya pemboran kembali.
4.      Ditambah nilai kerugian karena sumur tidak vertikal lagi.
Harga dari nilai seluruh kerugian tadi diperhitungkan sebagai nilai “ X “ hari sewa rig., bila ikan akan dipancing maka biaya pemancingan terutama akan menyangkut waktu ( sewa atau atau penyusutan harga rig ) serta sewa alatpancing. Dalam hal ini perlu dipelajari dan diperbandingkan angka keberhasilan pemancingan yang pernah ada.
Biasanya pemancingan akan dimulai dengan cara serta alat yang paling baik atau memungkinkan keberhasilan yang paling tinggi. Operasi ini bisanya akan memakan waktu paling banyak 1-2 hari yang pertama. Bila usaha ini belum berhasil kemungkinan akan berhasil pada hari-hari yang berikutnya makin mengecil berarti biaya pemancingan akan dapat lebih besar dari nilai sewa rig (“ X “ hari sewa rig) bila dilakukan side tracking.
Iklan

Kategori

%d blogger menyukai ini: